From Lovers to Strangers

Tiba-tiba saya menemukan kembali video lama ini ketika sedang browsing internet. Strangers Again karya Wong Fu Production. It's a really good short movie in my opinion, and heartbreaking. You should watch.





Anyway, gue nggak akan ngereview sinopsis video ini. Ini film pendek, kalo direview ntar abis. But, menurut video ini, dalam suatu hubungan asmara akan ada tujuh tahapan yang pasti akan dilalui oleh pasangan. Hanya saja waktu yang dibutuhkan untuk setiap orang dalam mencapai setiap tahapannya akan berbeda-beda. So here's the stages!


Tahap 1: Meeting, atau Pertemuan
Tahap ini adalah tahap di mana orang pertama kali "bertemu" dengan orang yang ia sukai. Bisa saja kenalnya udah lama, tapi dulu nganggepnya orang asing dan baru ngeh-nya sekarang. Bisa jadi bisa jadi.

Tahap 2: The Chase, atau Pendekatan alias PEDEKATE
Di tahap ini biasanya orang yang melakukan pendekatan bakalan membangun image baik sedemikian rupa supaya sang target "ngeh" sama dia daaaannn... ngerespon perhatiannya. Iya, harus ada respon balik dong. Kalo pedekate tapi nggak ngarep respon balik sih namanya pemuja rahasia. Biasanya di tahap ini lagi intens-intensnya komunikasi, membuka diri terhadap gebetan dengan cerita hal-hal personal dan sering banget jalan bareng. 
Tapi ada juga beberapa orang yang emang pengen nyari teman jalan aja sih. Awas ketipu. Tau-tau merasa di-PHP. :p

Banyak orang juga bilang kalau masa ini adalah masa yang paling menyenangkan. Iyalah menyenangkan, yang keliatan kan baru yang baik-baiknya aja, udah gitu belum ada ikatan. Paling-paling jadi pahit kalau misalnya tahap ini dilanjut tahap nembak trus ditolak. #perih

..................atau kena friendzone. #bunuhsajaaa

Tahap 3: Honeymoon atau Awal Pacaran
Iya, di tahap ini emang orang lagi senang-senangnya punya pacar. Yang jomblo setelah sekian tahun jadi senang, akhirnya bisa ganti status selain 'single'. Yang biasanya suka diledekin 'pacarnya manaaa??' akhirnya bisa pamer di depan temen-temen sirik. Di tahap ini biasanya orang pacaran lagi alay-alaynya. Makan harus suap-suapan. Dianter jemput ke mana-mana. Bikin panggilan sayang. Teleponan padahal lagi sebelahan. *lebay*
Gue sih nggak yaaaa~ :p
Intinya sih lagi manis-manisnya deh. Tahap ini akan berakhir segera setelah ngana berantem untuk pertama kalinya. Jeng jeng jeng jeng~ *gunung meletus*
 Eh bisa juga karena nggak pernah berantem, so swit terus, malah langsung masuk ke tahap 4 yaitu....

Tahap 4: Comfortable atau NYAMAN
Yeap. Siapa bilang nyaman itu enak? Ibarat comfort zone yang terlalu membuai, kalian udah terbiasa dengan segala rutinitas berdua kalian. Lama-lama bosen, kalau nggak kurang mengapresiasi. Misalnya, dulu pas awal jadian tiap malam minggu diajak makan steak. Trus sekarang jadwalnya udah pakem, tiap malam minggu harus makan steak. Kalo nggak, nanti ada yang ngambek. Padahal dia juga bosen. (Ini saya bikin perumpaan asal karena lagi laper aja dan steak kayanya enak)
Misalnya lagi, dulu pacarnya bawain bunga langsung senangnya tujuh hari tujuh malam. Sekarang? Kalo dikasih bunga paling cuma bilang "oh, makasih ya." atau malah udah nggak pernah dikasih bunga lagi? Soalnya mungkin cowoknya mikir, buat apa juga ngasih bunga sering-sering? Ditumis juga nggak enak.

Kalau katanya Wong Fu nih, tahap ini bukannya nggak baik. Justru di tahap ini kita bisa jadi diri kita sendiri. Tapi ya tergantung kitanya, mau diapain rasa nyaman ini. Hati-hati bosen trus malah jadi ada jarak. Jangan lupa tetap jaga komunikasi. Gitu aja sih.

Tahap 5: Tolerance atau Toleransi
Mungkin dulu pas kita lagi naksir orang, mereka keliatan keren banget. Cantik/Ganteng sistemik. Baik banget. Pokoknya they looked so special and amazingly interesting that I should get him/her to be mine. #apasih
Kenyataannya, setelah tantangan untuk memiliki orang yang kita taksir itu sudah berhasil kita taklukkan, rasa itu mungkin lama-lama akan pudar. Mereka akan jadi nggak se-spesial yang dulu pernah kita bayangkan. Makanya di tahap ini banyak yang diam-diam membatin (gaya gue sok tau aja kan), "Kok dia udah nggak kaya dulu lagi ya? Orang yang dulu gue suka harusnya bla bla bla bla..."
Lalu ada rasa jenuh, perasaan ingin putus, tapi males berantem, masih sayang juga sih, tapi... tapi.. tapi....

Nah, di tahap ini mulai ada gejolak-gejolak galau seperti itu. Tapi biasanya kedua belah pihak masih mau bertoleransi satu sama lain. Semacam "Ya udahlah ditahan-tahanin aja sampai nggak tahan...."

Hey, pipis aja nggak boleh ditahan. Hati-hati nanti jebol! :(

Tahap 6: Downhill atau Detik-detik Menuju Putus
Nggak semua pasangan nyampai ke tahap ini sih.... belum mungkin. *digeplak*
Pokoknya kalau sudah sampai di tahap ini, jangan harap argumen apapun diterima. Ngeliat mukanya aja udah males. Tapi kalau nggak dibujuk bisa lebih benci lagi. Maunya apa sih? Nggak ada, cuma mau putus aja. Makanya semua serba salah.

Pada tahap ini, terkadang salah satu pihak juga agak ngetes sih. Kalau misalnya minta putus bakal dikasih nggak? Atau malah diperjuangin? 
Ngarepnya sih dikejar, nggak taunya peduli juga udah males. #ciyan

Tahap 7: Breaking Up atau Putus (Baca: Kembali Single)
Yak, yang awalnya berstatus 'in a relationship', 'complicated' atau malah 'married' dan 'engaged', tiba-tiba berubah menjadi 'single'. Status 'widow' ada nggak sih?

Intinya, sekarang kedua belah pihak sudah resmi p-u-t-u-s dan harus menjalani hidup mereka masing-masing tanpa ada yang menemani. Ini untuk kasus putus bukan karena ada pihak ketiga lho yaa...
Pada tahap ini biasanya masing-masing akan mencoba membiasakan diri tanpa rutinitas yang dulu pernah dilakukan bersama sang mantan. Sinonimnya adalah MENCOBA MOVE ON.
Nggak semua berhasil sih. Kadang ada yang sampai mantannya udah jadian dengan orang lain pun dia belum mulai. Lalu malah menyesal dan berandai-andai nggak putus. Lalu mulai gila dan nekat ngomong kangen ke mantan. Syukur kalau nggak dikatain sakit jiwa sama mantan yang udah sukses move on. Coba deh tonton videonya kalau belum. :p

(P.S. Kalau cewek sih biasanya cepat move on, tapi kalau mantannya punya pacar pasti membandingkan sama dirinya sendiri. Lalu kalau pacar barunya lebih jelek, dia pasti senang. Emang ye cewek tuh.)

Setelah tahap ini juga lah dua orang yang awalnya merupakan dua orang asing, akan kembali menjadi dua orang asing. Sedih kan?
Tapi buat saya lebih baik begitu, daripada sudah move on dan mulai hubungan sama orang lain, eh tapi masih 'dekat' sama mantan. Kasihan yang barunya dong. :(

Okay that's all deskripsi setiap tahap menurut video ini yang ditambahkan bualan nggak jelas saya. Remember, I'm not an expert in love or relationship. It's just a subjective opinion based on what I usually seen around my social life. It's not even my own experiences LOL.

Soooo anyway which stage are you in now? ;)